Wisata Pulau Tidung Jakarta, Seberapa Kuat Mampu Bertahan?

Indonesia, Jakarta

2

Wisata Pulau Tidung yang Cantik dan Menggoda

Gugusan pulau di Kepulauan Seribu adalah kemewahan Jakarta yang identik sebagai kota metropolitan. Pulau Tidung adalah salah satu pulau di antaranya yang bisa menjadi tempat warga Jakarta berekreasi merilekskan diri dari kerasnya keseharian di ibukota. Untuk menuju ke sana realatif mudah karena tidak perlu biaya yang besar dan banyak agen perjalanan wisata yang gesit melayani wisatawan. Inilah salah satu lokasi wisata Jakarta yang menjadi pilihan banyak orang.

Berjarak tak lebih dari 3 jam menggunakan kapal kayu yang berjalan pelan, atau kurang dari sejam jika Anda menumpang perahu cepat, Tidung jelas pilihan tujuan wisata pulau yang menggiurkan. Untuk tiket kapal kayu Anda bisa beli di pintu masuk Dermaga Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara hanya Rp 45 ribu saja. Anda tinggal duduk di kapal menikmati alunan ombak dan mendapati diri sudah berada di sebuah pulau yang cantik beberapa jam kemudian. Dahsyat bukan.

Aktivitas Wisata Pulau Tidung

Pulau Tidung terdiri dari dua pulau yakni Tidung Besar dan Tidung Kecil. Apa saja yang bisa dilakukan selama berwisata di Pulau Tidung? Di Pulau Tidung Besar Anda bisa bermain di beberapa spot pesisir pantai dengan air laut yang tenang. Sementara di Pulau Tidung Kecil bisa dijumpai tempat pembibitan mangrove. Beberapa kali diadakan kegiatan menanam bakau di pesisir pulau untuk menjaga kelestarian.

Anda bisa menyewa sepeda untuk bisa berkeliling ke seluruh area pulau. Asyik sekali. Tapi hati-hati kalau bersepeda di jalan-jalan area permukiman, terkadang mesti dikejutkan dengan laju sepeda motor yang semestinya tidak perlu ada di pulau mungil itu. Tapi, tidak ada yang punya hak untuk melarang penduduk pulau memudahkan diri menggunakan kendaraan bermotor di sana. Meski sepertinya lebih sehat pakai sepeda saja.

Yang cukup iconic di Pulau Tidung adalah Jembatan Cinta. Konstruksi jembatan yang melengkung meninggi kerap kali digunakan para pengunjung untuk melompat terjun ke air laut di bawahnya. Jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Tidung Kecil ini dulunya sangat menawan karena dibangun dari konstruksi kayu dari pohon kelapan. Menyempurnakan eksotisme perairan yang menghubungkan kedua pulau itu. Namun, karena terlalu sering keropos kini diganti dengan konstruksi beton. Memang lebih awet hanya saja berkesan kurang alamiah.

Island Hopping adalah kegiatan lain yang bisa dilakukan selama berlibur ke Pulau Tidung. Dengan menyewa perahu nelayan yang memang sudah biasa untuk membawa turis, Anda bisa berkeliling ke pulau-pulau sekitar.

Snorkling biasanya sudah satu paket dengan island hopping. Karena ada begitu banyak spot terumbu karang yang bisa dinikmati dengan snorkling. Perahu akan berhenti di spot-spot snorkling untuk beberapa saat dan berpindah ke spot yang lain. 

Bagi penggemar aktivitas diving sebaiknya Anda mengambil paket menyelam ke dive center yang sudah tepercaya. Karena aktivitas ini meskipun menyenangkan dan bikin ketagihan tapi menuntut standar safety yang sangat tinggi. Pulau Tidung menawarkan banyak spot diving yang cantik, tapi tetap mesti dilakukan dengan pendampingan dive guide yang profesional dan benar-benar mengenali medan penyelaman. Keselamatan tetap nomer satu.

Agen Wisata dan Akomodasi Pulau Tidung

Kemudahan akses menuju Pulau Tidung adalah fasilitas yang memanjakan bagi para wisatawan. Wisata pulau harga ekonomis di kota metropolis Jakarta tentu sangat menggoda. Tingginya minat para pelancong menyerbu Pulau Tidung tentu saja menyuburkan bisnis wisata di Kepulauan Seribu. Banyak sekali agen wisata yang bisa menawarkan paket lengkap untuk tiket kapal pergi-pulang, akomodasi, hingga aktivitas air seperti snorkling dan diving di sana.

Ketika supply tinggi ujung-ujungnya persaingan harga tak terhindarkan. Para pelancong jelas diuntungkan karena wisata murah tapi bisa memperoleh tempat berlibur yang super. Akomodasi di Pulau Tidung pun bersaing dan seperti tak ada ukuran kapasitas tampung. Setiap akhir pekan tak kurang dari 2.500 wisatawan yang berkunjung ke pulau seluas 109 hektar dengan penduduk 5.000 jiwa. 

Wisata Pulau Tidung dan Ancaman Kelestariannya

Apa jadinya jika pulau mungil itu terus-terusan mesti menerima kunjungan wisatawan sebegitu masif? Sampah jelas salah satu masalah besar di wisata Pulau Tidung. Ribuan pengunjung yang datang sudah pasti meninggalkan sampah yang tidak sedikit. Belum lagi kebiasaan pengunjung yang belum cukup kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. 

Selain sampah, problem lainnya adalah ketersediaan air tanah berkualitas yang kian menipis karena disedot habis-habisan untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung. Air tanah yang ada di seluruh pulau makin payau karena intrusi air laut ke daratan pulau akibat air serapan habis disedot.

Yang tak kalah miris adalah kelestarian terumbu karang dan eksosistemnya. Ribuan pengunjung di tiap akhir pekan sebagian besar nyemplung ke spot-spot terumbu karang. Sering kali tidak disertai pendampingan yang cukup baik, sehingga merusak ekosistem terumbu karang yang butuh waktu sangat lama untuk pulih. Tapi, sepertinya kecil sekali punya harapan untuk pulih jika bertubi-tubi dihantam kunjungan wisatawan di tiap akhir pekan. 

Kegiatan wisata dan ancaman kelestarian alam seperti dua sisi yang dilematis. Mesti ada kebijakan dari pemerintah untuk melindungi Pulau Tidung dari kerusakan permanen karena kegiatan pariwisata yang tak terkendali. Karena kerusakan alam jelas jauh lebih mahal dan lama pemulihannya dibandingkan dengan pendapatan dari sektor ini yang pasti akan berakhir di saat kerusakan sudah terjadi. (dkw)

Social Share