Cara Mengurus Visa Waiver Jepang Gratis Sehari Jadi

2

Visa Waiver ke Jepang Hanya untuk Pemegang E-Passport

Sudah ada rencana melakukan perjalanan wisata ke Jepang? Sudah tahu kan, kalau sejak 1 Desember 2014 sudah diberlakukan bebas visa kunjungan ke Jepang bagi warga negara Indonesia? Tapi memang ini hanya berlaku bagi pemegang e-passport, tandanya ada logo chip di halaman sampul depan dan bagian dalam sampul belakang passport. Coba cek dulu apakah passport Anda sudah e-passport atau masih paspor biasa. Kalau paspor Anda sudah e-passport berarti sudah bisa berkunjung ke Jepang bebas visa. 

Tapi Anda harus mendaftarkan dahulu e-passport Anda ke perwakilan Negara Jepang di Indonesia yakni bisa ke Kedutaan Besar Jepang, Konsulat Jenderal Jepang, atau Kantor Konsulat Jepang. Lantas bagaimana caranya? Yuk, kita simak tata cara alias prosedur pengajuan visa waiver Jepang.

Tata Cara Mengurus Visa Waiver ke Jepang Gratis

Ingat, jika Anda mengurus sendiri visa waiver ke Jepang tidak ada biaya yang perlu dibayarkan alias gratis. Tapi jika Anda tetap mau yang pakai bayar Anda bisa menggunakan jasa agency Japan Visa Application Center (JVAC) yang terletak di Lotte Shopping Avenue lantai 4 Kuningan, Jakarta Pusat. 

Begini tata cara mengurus visa waiver ke Jepang:

  1. Isi formulir pendaftaran yang bisa Anda peroleh di lokasi pendaftaran baik itu di Kedutaan Besar Jepang atau Kantor Konsuler Jepang di Kota Anda. Tapi, jika Anda ingin lebih praktis bisa download dulu formulirnya di sini untuk versi DOC atau versi PDF. Lalu isi lantas cetak (print) dan tanda tangani. Sehingga Anda tinggal menyerahkan saja ketika mendaftar di lokasi pendaftaran.
  2. Siapkan e-passport Anda. Pastikan masa belaku e-passport Anda masih cukup panjang.
  3. Datang ke lokasi pendaftaran, Kedutaan Besar Jepang di Jl. M.H. Thamrin No.24, RT.9/RW.5, Gondangdia, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10350. Jangan kesiangan ya, karena jam pendaftaran dan pengambilan visa waiver dibedakan. Untuk pendaftaran mulai pukul 08.30-12.00, sementara untuk jam pengambilan pukul 13.30 - 15.00.
  4. Di pintu masuk Anda akan diminta menukarkan kartu identitas (Kartu Tanda Penduduk atau SIM) dengan tag tamu yang mesti dikalungkan di leher saat memasuki area pendaftaran visa waiver.
  5. Setelah masuk ke ruangan pendaftaran visa waiver Anda mesti mengambil nomor antrian dan mengisi receipt mungil sebagai tanda penyerahan dokumen formulir pendaftaran dan e-passport Anda. Receipt itu pula yang nanti digunakan untuk pengambilan e-passport yang sudah ditempeli sticker Visa Waiver Registration, jika memang permohonan Anda disetujui.
  6. Perhatikan nomer antrian di loket A, jangan sampai nomer antrian Anda terlewat. Karena Anda mesti mengambil nomer baru jika Anda tidak waspada, males kan kalau mesti jadi urutan paling belakang.
  7. Saat Anda dipanggil di loket Anda hanya diminta menyerahkan dokumen formulir pendaftaran, e-passport, dan receipt yang sebelumnya sudah Anda isi. Petugas akan menempelkan sticker nomer receipt di situ, dan menyerahkan kembali ke Anda. Jika tidak ada masalah pada dokumen Anda, besok Anda bisa langsung mengambil e-passport yang sudah ditempeli sticker visa waiver registration. Anda sudah bisa menggunakannya untuk kunjungan ke Jepang masa tinggal selama 15 hari. Visa berlaku selama 3 tahun atau sampai berakhirnya masa e-passport Anda. Selama itu pula Anda tidak perlu lagi mendaftarkan visa waiver dan bebas berlibur ke Jepang dengan masa tinggal maksimum 15 hari setiap kunjungan.

Oh ya, jika Anda berhalangan mengambil sendiri visa waiver pada keesokan harinya, jangan khawatir, bisa kog diwakilkan ke orang lain asal membawa receipt yang tadi.

Gampang kan, mengurus visa waiver ke Jepang gratis dan cepat karena hanya butuh waktu sehari prosesnya. (dkw)

Social Share